Showing posts with label indonesia. Show all posts
Showing posts with label indonesia. Show all posts

Wednesday, August 20, 2008

ternyata benar, Indonesia belum merdeka

"MERDEKA!!!" kata itu lah yang sering saya ucapkan, ketika memperingati hari kemerdekaan bangsa ini, "BELUM!!! Indonesia belum merdeka" kata teman-temanku... dan tiap kali mereka berkata sepeti itu, ku tepis perkataan mereka, dan kuyakinkan bahwa bangsa ini telah merdeka...

namun beberapa hari ini ku baru menyadari, bahwa perkataan mereka benar, bangsa ini benar-benar belum merdeka... Jadi apakah makna merdeka tersebut sebenarnya? apakah hanya sebatas bebas dari penjajahan saja? apakah tak ada makna merdeka yang lebih luas, yang mampu membuat tiap anak dan keluarga di bangsa ini merasa yakin bangsa ini telah merdeka? yang membuat para petani merasa sejahtera karena merdeka? yang membuat tunawisma merasakan kolong jembatan laksana istana? dan membuat jalanan laksana surga? berikan!!! berikan makna merdeka sebenarnya kepadaku!!! makna merdeka yang mampu membuat diriku dan saudara-saudaraku mampu berdiri di atas kaki kami sendiri, kami sudah terlalu malu untuk meminta-minta belas kasih bangsa lain. Bukankan cerita luluhur dahulu banyak berkisah tetang keindahan, kemakmuran, dan kesejahteraan di negeri ini? negeri yang kaya, negeri yang makmur, indah, subur... dimanakah itu semua?

sesaat terlintas nyanyian merdu yang menggambarkan keindahan tanah airku

Nyiur hijau, di tepi pantai.
Siar siur, daunnya melambai.

Padi mengembang, kuning meraya.
Burung-burung, bernyanyi gembira.

Tanah airku, Tumpah darahku.
Tanah yang subur, kaya makmur.

Tanah Airku, Tumpah darahku.
Tanah yang indah, permai nyata.

namun, apakah hanya sebatas lagu itukah kemakmuran di tanah air ku ini? ya Rab-ku, berikanlah berkah-Mu di negeriku tercinta ini, limpahkanlah rahmat-Mu kepada kami semua, agar kemerdekaan yang kami dambakan dapat kami rasakan... amin...

Palu, 19 Agustus 2008
dibawah temaram cahaya lilin, aku untuk Indonesiaku

-five-

Wednesday, May 07, 2008

Indosat cinta Indonesia




Pastinya blogger semua udah pada liat kan iklannya??
beneran mantep nih iklan, jarang-jarang ada iklan seperti ini, kan iklan-iklan gini biasanya juga rokok yang bikin... mantep dah pokoknya, emang kreatif dah... asli gw merinding sama kata-katanya... nih quote dari temen gw, yang asli memang bukan orang Indosat

anjrit... baru liat gw iklannya, keren abis, gak norak euy kyk yang 'dari sabang sampai merauke' itu


klo yang ini tanggapan dari yang upload tuh video ke youtube

iklan yang jarang-jarang ditemui..pesannya korporat tapi bisa bikin merinding semua orang yang merasa asli bangsa Indonesia...yg bikin memang sutradara nomor 1 di Indonesia, Ipang Wahid, jadi nggak heran kalau hasilnya keren banget spt itu. Tematik nya sih kebangkitan nasional, tapi kayanya dipakai di setiap momentum hari besar nasional juga masih cocok.



so gimana tanggapan yang laen??

Wednesday, January 16, 2008

Power Crisis

tampaknya sudah menjadi suatu masalah utama di negeri tercinta ini, krisis power, krisis listrik lah biar yang laen pada ngerti semua. Sebenernya apa sih penyebab semua ini?? menurut pengamatan gw, (IMHO ini, jadi maap2 ye klo salah2 kate), kyk nya PLN adalah sumber masalah ini semua, ya iya lah, secara Power di negeri ini kan "dimonopoli" oleh usaha milik negara satu ini. Maksudnya gini, karena PLN memonopoli listrik di Indonesia, maka dia berhak seenak udelnya untuk ngapain aj di masalah yang satu ini, mulai dari pembangkit sampai distribusinya, coba klo setidaknya ada perusahaan2 swasta tandingan yang diizinkan mengelola ketenagalistrikan di Indonesia, PLN bakalan ketar-ketir juga tuh, klo udah gini barulah PLN mulai memperbaiki kinerjanya, mempercepat pembangunan infrastrukturnya, namun apa dikata, karena dia merupakan pemain satu2nya di negeri ini, jadi yah, mau nyala 6 jam doank per hari kek, mau gua matiin 3 hari kek, mau 12 jam nyala 12 jam mati, itu kan terserah gw, gw yang punya pembangkit koq!! tapi herannya, koq bisa2nya PLN melaporkan klo mengalami kerugian, ckckckckckck... sebenarnya apakah yang terjadi di balik semua itu? who knows...

berangkat dari permasalahan ini, sengaja gw angkat permasalahan krisis power ini yang terjadi di Sulawesi, khususnya daerah kekuasaan gw sekarang, Sulawesi Tengah. sebagai seorang staff di bagian operasional di salah satu operator seluler di negeri ini, yang cukup membuat ku sibuk setiap hari adalah permasalahan yang akarnya dari perusahaan lain ini (PLN,red), masalah power men!! masa' dalam satu hari ada kecamatan tempat BTS gw, PLN ON cuma 6 jam per hari, ada juga yang 12 jam perhari, terus ada yang 24 jam ON n 24 jam OFF, enak klo udah teratur gitu, tp kadang2 yang bikin pusing klo PLN kagak nyala2 selama 3 hari berturut2, dalam kota Palu sendiri juga terjadi giliran pemadaman wah... wah... bisa2 tewas semua tuh BTS gw...huh... masalah ini nih yang ngabis2in dana OPEX, gggggrrrrhhh... padahal BTS gw kan butuh power 24 jam nonstop sesuai "perpu"... klo PLN keseringan OFF?? wah kita2 jadi repot neh ngurusin genset, BBM dan segala macam onderdil2 genset, malah jadi ahli mekanik neh gw...

bisa aj sih emang masalah BBM, sebagai sumber utama bahan bakar generator PLN yang terbatas, atw batubara yang basah sehingga tidak dapat digunakan, hey... hari gini masih berkutat dengan masalah2 itu aj?? gak bakal maju2 lu... cari dunks alternatif lain, selain batubara, diesel, atau PLTA sekalipun... kenapa gak dicoba PLTN?? atau yang masih rada melimpah resourcenya di indonesia, Panas Bumi, tuh kan bisa dijadiin sumber energi alternatif.

namun tampaknya kemarahan masyarakat Sulawesi Tengah, udah berkali2 tertumpahkan, pernah terjadi pelemparan, kantor2 PLN di daerah, bahkan sampai terjadi aksi pembakaran, wah... wah... koq PLN lom nyadar2 juga sih??

coba PLN berkaca dari kasusnya Telkom, loh...loh... apa hubungannya?? kan telkom dulunya memonopoli pertelekomunikasian di Indonesia, namun dengan bermunculannya operator2 seluler, akhirnya Telkom kalang kabut, walhasil dapet kita lihat sendiri kan apa yang terjadi saat ini?

PLN sudah berjanji, 2012 krisis Listrik di Sulawesi Tengah berakhir, jangan sampai janji ini berakhir sama seperti janji2 sebelumnya, yang tidak ada perubah kinerja sedikitpun. Good Luck for Indonesia, do your jobs PLN!!

Monday, December 03, 2007

Malino, a beautiful highland

Kawasan Puncak pegunungan merupakan salah satu alternatif tujuan wisata yang banyak dipilih masyarakat, khususnya bagi orang-orang kota yang sehari-hari sibuk dengan pekerjaan, hawa panas, dan asap knalpot. Memanjakan diri di kawasan pegunungan yang berhawa dingin, panorama alam yang indah - bukan tembok-tembok tinggi yang angkuh yang dijumpai di kota-kota macam Jakarta -, sungguh menjadi sarana melepas kepenatan. Tak ada kebisingan yang membuat telinga menjadi tidak lagi “peka” terhadap gejala-gejala alam.
Mendengar kata “Puncak”, yang mungkin terbayang adalah sebuah tempat antara Bogor dan Cianjur yang kini telah dipenuhi vila-vila orang kota. Tak banyak yang tahu bahwa daerah di luar Jawa pun memiliki kawasan puncak yang tak kalah indah memesona.

Kota Malino, yang terletak 90 km arah selatan Kota Makassar, tepatnya di Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, merupakan salah satu kawasan wisata alam yang memiliki daya tarik yang luar biasa, seperti kawasan puncak Bogor ataupun Bandung.

Jalan menanjak dan berkelok-kelok dengan melintasi deretan pegunungan dan lembah yang indah bak lukisan alam, akan mengantarkan Anda ke kota Malino. Kawasan tersebut terkenal sebagai kawasan rekreasi dan wisata sejak zaman penjajahan Belanda.

Banyak pengunjung yang datang baik dari Kota Makassar maupun dari daerah-daerah lain di Sulawesi Selatan untuk mendapatkan tempat rekreasi dan refreshing yang nyaman, terutama pada saat weekend atau liburan.

Yang membuatnya istimewa adalah di Malino bukan hanya terdapat vila dan penginapan di perbukitan tempat menikmati hawa dinginnya dengan pesona alam yang luar biasa, tetapi juga tempat yang berketinggian 1.500 meter di atas permukaan laut ini memiliki objek-objek wisata yang menarik dan potensial akan flora dan fauna yang beraneka ragam.

Mulai dari Air Terjun Takapala yang terletak di daerah Bulutana, Air Terjun Lembanna yang kira-kira 8 km dari Kota Malino, Hutan Wisata Malino yang lebih dikenal dengan sebutan Hutan Pinus. Sementara di Malino, terdapat Permandian Lembah Biru. Objek-objek wisata itu tidak pernah sepi oleh pengunjung, apalagi di hari-hari libur.

Dalam taman wisata alam Malino ditemui berbagai jenis fauna seperti burung nuri (Trichaglossus flavoridis), kera hitam (Macaca maura), biawak (Varanus salvator), jalak kerbau (Acridatheres sp), raja udang (Halcyon sp), dan burung gelatik (Padda oryzofora).

Flora yang dimiliki mulai dari pohon pinus (Pinus merkusi) yang merupakan flora yang mendominasi Taman Wisata Alam Malino dan umurnya sudah cukup tua. Selain itu, terdapat pula jenis floran lain seperti akasia (Acasia auriculiformis) jabon (Anthocepthalus cadamba), beringin (Ficus benjamina), ekaliptus (Eucalyptus sp), edelweis (Edelwesy sp), rotan (Calamus sp), kenanga (Cananga ordorata) dan beberapa jenis perdu.

Keindahan alam Malino yang dikenal sejak zaman kolonial Belanda juga menyimpan tumbuhan peninggalan Belanda yang sampai sekarang bisa ditemukan, namun terbilang langka, yaitu termasuk edelweis dan pohon turi yang bunganya berwarna oranye. Saat mekar, bunga-bunga ini terlihat indah, apalagi jika dilihat dari udara atau kejauhan. Pemandangan seperti ini jarang ditemukan di tempat lain. Karena itulah, Malino juga dijuluki sebagai Kota Kembangnya Sulawesi Selatan.

Sedikit ke daerah atas terlihat dengan jelas hamparan sayur-mayur yang hijau. Tanaman hortikultura seperti kol, vetsai, bawang prei, kentang dan tomat, digarap oleh para petani desa setempat. Tepatnya terletak di daerah Kanrepia. Sementara itu kalau kita ke daerah Pattapang, terdapat perkebunan teh milik Nittoh asal jepang yang juga menjadi salah satu objek wisata Malino yang digemari karena hamparan hijaunya yang cantik dan memukau.

Di Malino juga terdapat perkebunan Markisa yang terkenal menghasilkan buah markisa yang manis, yang dapat diperoleh di pasar-pasar tradisonal di Malino.

Lengkap sudah kepuasan yang disediakan kawasan wisata alam Malino. Walaupun belum banyak dikenal di luar daerah Sulawesi Selatan, sebagaimana kawasan puncak Bogor dan Bandung, Malino merupakan prospek pariwisata yang sangat potensial. Keindahan Panorama Alam yang memukau, potensi flora dan faunanya, dan kenyamanan yang dijanjikannya, membuatnya berpeluang menjadi salah satu objek wisata yang terkenal di Nusantara.

thanks to http://liburan.info










Thursday, November 01, 2007

overview of Sulawesi Tengah

Propinsi Sulawesi Tengah terletak diantara 2° 22’ Lintang Utara dan 4° 48’ Lintang Selatan serta 119° 22’ dan 124° 22’ Bujur Timur. Pembagian Daerah Administratif Propinsi Sulawesi Tengah terdiri dari 9 (sembilan) Kabupaten dan 1 (Satu) Kota Madya, meliputi 85 wilayah Kecamatan yang terdiri dari 1.300, desa dan 132 Kelurahan.

Sulawesi Tengah merupakan propinsi terbesar dengan luas wilayah daratan 68,033 kilometer persegi dan luas laut mencapai 189,480 kilometer persegi yang mencakup semenanjung bagian timur dan sebagian semenanjung bagian utara serta Kepulauan Togean di Teluk Tomini dan pulau-pulau di Banggai Kepulauan di Teluk Tolo. Sebagian besar daratan di propinsi ini bergunung-gunung (42.80% berada di atas ketinggian 500 meter dari permukaan laut) dan Katopasa adalah gunung tertinggi dengan ketinggian 2.835 meter cari permukaan laut.

Sulawesi Tengah juga memiliki beberapa sungai, diantaranya sungai Lariang yang terkenal sebagai arena arung jeram, sungai Gumbasa dan sungai Palu. Juga terdapat danau yang menjadi obyek wisata terkenal yakni Danau Poso dan Danau Lindu.

Sulawesi Tengah memiliki beberapa kawasan konservasi seperti suaka alam, suaka margasatwa dan hutan lindung yang memiliki keunikan flora dan fauna yang sekaligus menjadi obyek penelitian bagi para ilmuwan dan naturalis.

Ibukota Sulawesi Tengah adalah Palu. Kota ini terletak di Teluk Palu dan terbagi dua oleh Sungai Palu yang membujur dari Lembah Palu dan bermuara di laut.

Kaledo

Di Merauke ada sate rusa / dendeng rusa, di Jogya ada gudek, rujak cingur di Surabaya, dan banyak lagi daerah yang memiliki makanan khas dan sekaligus menjadi ciri dari masing-masing daerah tersebut.

Demikian juga dengan masyarakat di Sulawesi Tengah yang memiliki beberapa makanan khas, diantaranya adalah Kaledo (kaki lembu donggala). Kaledo adalah sop tulang kaki sapi dan sumsumnya yang disajikan panas-panas. Makanan khas ini banyak dihidangkan oleh banyak masyarakat Sulawesi Tengah disaat merayakan hari besar, seperti Lebaran / Idul Fitri. Dihari itu biasanya Kaledo disajikan dengan Burasa (sejenis ketupat yang dibungkus daun pisang, atau di Jawa disebut "lepet")

asli neh makanan, kyknya berkolesterol tinggi

Sayur Kelor

"Apa Anda sudah minum air Sungai Kapuas?..... kalau iya berarti Anda tidak akan bisa pulang dari Pontianak", demikian kata orang Pontianak pada orang luar yang datang kesana, entah benar atau tidak!. Demikian juga dengan orang Palu yang memberikan pertanyaan 'apakah kita sudah makan sayur kelor?' yang katanya tidak akan bisa meninggalkan Palu kalau sudah pernah memakannya.

duh dah pernah makan neh sayur daun kelor

beberapa snapshoot Palu